Batam, News

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia, Kadishub : banyak yang alami mati pajak bahkan hingga 2 tahun

| Rabu 26 Jun 2019 07:22 WIB | 2522

Pemko/Pemda/Pemrov
Razia


(istimewa) kendaraan yang terjaring razia oleh Dishub kota Batam di depan SP PLAZA.


MATAKEPRI.COM, Batam - Dinas Perhubungan Kota Batam bersama Satlantas Polresta Barelang menggelar razia KIR di depan SP PLAZA pada Selasa (25/6) sore kemarin.

Rustam Effendi selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam mengatakan, dasar hukum razia kendaraan ini adalah UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Yang mana setiap angkutan umum serta angkutan barang harus tertib berlalu lintas. Dan juga harus mematuhi peraturan yang ada, antara lain membayar retribusi kepada negara.

Sehingga pengembangan jalan dan apapun bentuknya yang mana bertujuan untuk keselamatan berkendara dapat ditingkatkan lagi.

Razia ini juga telah menjadi program rutin Dinshub kota batam. Dalam satu bulan dishub melakukan 2 kali Razi serupa di kota Batam ini sesuai dengan peraturan yang ada.

" Pelanggaran yang kita temukan cukup bermacam-macam, namun ada dua yang lebih dominan, Yaitu pelanggaran Berupa KIR yang telah mati masa berlakunya serta kendaraan yang sudah tidak layak jalan lagi " jelas Rustam.

Bahkan dishub juga menemukan Kendaran yang mati KIR selama 2 tahun. Serta kendaraan yang berumur lebih dari 15 tahun yang sudah tidak layak jalan. Dan juga di temukan angkutan barang yang tidak menggunakan penutup di bagian atas nya.

Masih di lokasi yang sama, salah seorang pengguna jalan yang terjaring razia dalam Opera tersebut sangat mendukung agar  angkutan barang yang tidak menggunakan penutup dapat di tindak juga.


" Saya sangat kesal kepada mobil yang bermuatan tanah karena tidak menggunakan penutup. Banyak gumpalan tanah yang jatuh sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas. Kalau hujan pasti licin, dan kalau panas pasti akan jadi debu " keluh Andre.

Andre melanjutkan, beberapa kendaraan bermuatan tersebut terlihat keluar dari simpang Kibing (Tembesi).


Dia pun menghawatirkan tentang kendaraan yang ugal-ugalan di jalan, khususnya di kawasan Sagulung- Batu Aji, karena pada pagi hari jalan di area ini sangat padat.


" Kebanyakan di jalan SP PLAZA ini " jelas nya. (Agung.AM)